Tak Mudah Tuk Lupa
Ketika mata tak lagi melihat wajah serimu Ketika telinga tak lagi mendengar omelanmu Ketika hidung tak lagi mencium sumerbak tubuhmu Ketika mulut tak lagi mendarat ke punggung tanganmu Sejak itu rinduku subur Tak pernah ku siram, tetap tumbuh Meski ku alihkan dengan yang lain Itu bukanlah cara untuk bisa melupakanmu Tumbuhlah subur Hingga kelak kita bertemu Di tempat yang kini menjadi misteri Dan bersatu dalam keabadian