Larik Singkat : Berdamai dengan Masa Lalu
Berdamai dengan masa lalu.
Aku tersadarkan oleh relung hati, bahwa semua itu hanya percobaan. Untuk menjadi pribadi yang dewasa setelah remaja. Diiringi oleh massa yang bertabur masalah-masalah meresap sampai ke jiwa dengan rasa-rasa yang berbeda.
Mengapa aku bertemu mereka yang turut dalam skenario-Nya. Ternyata, disitulah pelajaran untuk menjadi dewasa. Rasa-rasa yang sulit dimengerti oleh diri sendiri. Dan jawabannya akan ada nanti.
Kisah-kasih yang penuh cemistri. Menjadikan pribadi terlatih untuk tertatih. Kisah setiap orang yang berbeda-beda. Mereka pernah merasakan sedangkan aku belum merasakan, mereka pernah melakukan hal-hal itu sedangkan aku belum melakukan. Mereka mengerti hal ini sedangkan aku masih belum mengerti.
Dari sini, kita bisa berbagi cerita rasa yang telah kita rasakan di masa lalu. Rasa-rasa yang belum aku tahu, tetapi kamu tahu. Dan jangan paksakan untuk tahu perasaan itu. Biarlah waktu yang akan memberitahu.
Senangnya, sedihnya, sakitnya, caciannya, merintih, patah hati, lelahnya, semuanya adalah anugerah dari Tuhan. Untuk tetap memanfaatkan apa yang telah diberikan-Nya.
Kini, aku sedang merasakan sebuah rasa yang ini akan menjadi masa lalu. Dan temanku pernah di rasa yang kini aku rasakan. Dia bercerita tentang masa itu. Dia memberikan masukkan dan saran untukku. Dan dia tidak memaksakan untuk menerima masukkan/saran, karena cara penerimaan rasa itu pastilah berbeda. Dan semuanya tergantung diri sendiri. Berdamai dengan masa lalu dan ciptakan sesuatu yang baru.
Masa lalu, 6 November 2020 23.33 WIB
Komentar
Posting Komentar