Si Hewan yang Pantang Menyerah

Postingan pertamaku kali ini bukanlah yang spesial/istimewa. Tetapi aku hanya ingin berbagi kisahku dengan seekor hewan kecil yang pantang menyerah. Meskipun terjebak dan kelihatannya itu mustahil tetapi semua yang ada di jagat raya ini tak luput dari belas kasih Tuhan yang rahman dan rahim. 


------------- selamat membaca ----------------

Ada seekor hewan yang berusaha untuk keluar dari bak air yang begitu dalam (menurutnya). Ia menggerak-gerakan tubuhnya dengan harapan bisa keluar dari bak air itu. 

*kata si hewan
Mustahil rasanya aku bisa keluar dari tempat ini. Aku sudah berusaha menggerak-gerakan badanku tetapi masih belum bisa keluar bahkan aku meminum air itu berkali-kali. Aku berharap segera keluar dari sini, jikalaupun usahaku ini sia-sia, aku tetap berusaha untuk bisa keluar. 

Badan si hewan mulai melemah namun masih menggerak-gerakkan tubuhnya yang mungil. Tiba-tiba ada gayung besar berwarna biru mengambil air dari bak itu. Si manusia itu melihatnya dan mengambilnya dengan gayung itu. Dia meletakkannya di ubin yang kering. Dan si hewan pun terselamatkan. 

*kata si hewan
Terima kasih! Terima kasih! 
Aku selamat! Aku selamat! Uhuk.. Uhuk... 
Terima kasih manusia! Meskipun kamu tak mendengarku berteriak terima kasih, aku hanya bisaa membalasmu dengan berdoa kepada Tuhan. Dan Tuhan, Terima kasih ku haturkan kepadamu karena kalau bukan karnamu menggerakkan hati manusia itu untuk menolongku, aku tak akan selamat dan mengapung di bak air ini. Maafkan segala kesalahanku. 

Si hewan tak pernah berfikir bahwa akan ada kejadian itu. Akan ada pertolongan lewat si manusia itu, dengan cara seperti itu. Si hewan pun sadar, bahwa Tuhan selalu ada dan selalu melihat kita, pertolongannya tak disangka-sangka bahkan kasihnya dan rahmatnya.

Selesai. 


--------------- Terima kasih telah membaca --------------


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Telah Melewati Batas

Tercapainya Cita-Cita

Keruwetan Manusia