Keluarga Cemara

Hai, sudah lama ya aku tidak posting. Beberapa hari ini aku fokus dengan skripsiku. Ini masih proses seminar proposal, do'akan ya supaya diberikan kelancaran hingga skripsian selesai. 

Kali ini aku akan menceritakan keluarga cemara yang tumbuh dilahan yang subur. Cemara ini ditanam diwaktu yang berbeda. Berbeda 4 tahun, 7 tahun, dan 4 tahun. Setiap hari mereka tumbuh bersamaan namun setiap pohon memiliki pertumbuhan yang berbeda-beda. Meskipun dilahan yang sama, Sama-sama pohon cemara tetapi mereka tumbuh di waktu yang berbeda dan kondisi yang berbeda. Aku beri nama Cemara A, Cemara B, Cemara C, dan Cemara D. 

Cemara A ditanam dan awal tumbuh di tahun 1985. Dia yang paling tua diantara lainnya. Bahkan dia yang paling tinggi di antara lainnya. Cemara A memiliki keunikan khas yaitu akarnya kuat, batang pohonnya kuat jika dipanjat. 

Cemara B ditanam dan awal tumbuh di tahun 1989. Cemara B sangat besar, jauh lebih besar daripada cemara A. Dia menjadi bahan bandingan dengan cemara A. Butuh penanganan khusus untuk cemara B, butuh perhatian dan seimbang kadar air dan tanahnya. Jika tidak, dia akan layu bahkan tidak tumbuh dengan baik. 

Cemara C ditanam dan awal tumbuh di tahun 1996. Cemara C ini berbeda dengan cemara A dan B. Tingginya sama dengan cemara A dan tidak perlu penanganan khusu seperti cemara B. Dia tumbuh tinggi, bahkan bisa lebih tinggi dari cemara A. Namun, angin terus menerpanya sampai dia yang paling rawan jika tumbang. 

Cemara D ditanam dan awal tumbuh di tahun 2000. Cemara D ini sangat berbeda dari yang lainnya. Dia mampu tumbuh di segala musim dan kondisi. Diterpa angin kencang pun akarnya masih kuat untuk menopangnya. Hanya saja karena dia begitu berbeda, dia diletakkan agak jauh dari yang lainnya. Karena sewaktu-waktu dia tumbang, akan jatuh di lahan kosong itu. Batangnya yang tidak begitu keras sering jatuh dan diambil untuk kayu bakar penduduk sana. 

Proses ke empat pohon sangatlah berbeda, tidak ada yang sama, hanya saja yang sama adalah ditempatkan di lahan yang sama. Merawat mereka juga berbeda, jika di samakan kemungkinan besar salah satu dari mereka akan tumbang atau layu. Petani berusaha menguatkan akar masing-masing pohon dengan perlakuan yang berbeda. Siapa yang terlebih dulu yang di tebang, yang pasti bukan yang pertama. Namun yang paling siap, sesuai kriteria, dan siap untuk di eksekusi lebih lanjut. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita Telah Melewati Batas

Tercapainya Cita-Cita

Keruwetan Manusia